Peran Pendidikan Pancasila terhadap Pemahaman Peserta Didik sebagai Pemilih Pemula di Era Digital
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi literasi politik bagi peserta didik yang berkedudukan sebagai pemilih pemula, di tengah pesatnya kemajuan era digital yang di satu sisi mempermudah akses informasi politik, namun di sisi lain memunculkan persoalan hoaks dan derasnya pengaruh media sosial. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila memegang peran penting, tidak hanya menanamkan pemahaman politik, tetapi juga membimbing peserta didik menyikapi dinamika politik berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan mengungkap peran Pendidikan Pancasila dalam menumbuhkan pemahaman politik peserta didik, menelaah kontribusinya dalam praktik politik di era digital, serta mengidentifikasi upaya penguatan literasi digital peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di SMA Negeri 3 Subang, melibatkan 22 partisipan kelas XI kategori pemilih pemula yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila berkontribusi menumbuhkan pemahaman politik peserta didik melalui materi demokrasi, hak dan kewajiban warga negara, sistem pemerintahan, serta praktik demokrasi seperti pemilihan Ketua OSIS. Peserta didik dibimbing berpikir kritis terhadap informasi politik digital, meskipun sebagian masih memerlukan penguatan literasi digital untuk membedakan informasi akurat dan hoaks. Dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Pancasila berkontribusi signifikan membentuk pemahaman politik peserta didik sebagai pemilih pemula yang kritis, rasional, dan bertanggung jawab.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.